Jumat, 26 September 2014

Saraf vagus



Saraf vagus adalah saraf kranialis ke-10 yang sebagian besar serat sarafnya merupakan saraf parasimpatis.

Fungsi
Fungsi utama dari vagus adalah untuk fonasi/ berbicara dan menelan. Saraf vagus juga berperan dalam mentransmisikan serat sensorik dari kulit bagian posterior dari meatus auditori eksternal dan membran timpani. Saraf ini juga meyarafi lajur usus sejauh lengkungan lienalis dari usus besar transversal (kasar), dan jantung, cabang trakeobronkial dan bagian interna abdomen.

Saraf vestibulokoklear



Saraf vestibulokoklear itu saraf kranial kedelapan yang berperan dalam proses mendengar dan menjaga keseimbangan tubuh. Makna kata vestibulokolear berasal dari 2 kata yaitu vestibular (keseimbangan) dan kolear (pendengaran) Saraf ini merupakan saraf sensoris dengan nama lain saraf statoacoustic



Asal

Saraf vestibulokolear berasal dari bagian lateral dari sudut yang dibentuk antara cerebelum dan pons. Melewati saraf VII menuju internal acoustic meatus di bagian tulang temporal bone. Bagian koklear terletak di anterior sedangkan vestibular dibagian posteriornya

Penyakit terkait saraf vestibulokoklear

  • Tuli konduktif
Ketulian ini disebabkan oleh gangguan dari penyaluran gelombang suara ke endolimfe. Hal ini bisa dikarenakan penutupan dari meatus akustikus eksternus, kerusakan membran timpani, kelainan pada gerakan tulang pendenganran, dislokasi rantai tulang pendengaran, penyakit sendi tulang pendengaran,dll.
  • Tuli Sensorineural
Ketulian ini disebabkan gangguan pada koklea, saraf vestibulokoklear, ataupun jalur auditori. Jenis tuli ini harus dibedakan dengan jenis tuli konduktif karena sifatnya yang lebih ireversible. Salah satu contoh tuli sensorineural yakni presbyacusis (tuli karena usia).
  • Tuli Saraf
Tuli saraf merupakan bagian dari tuli sensorineural yang spesifik terhadap gangguan pada saraf vestibulokolearnya. Akan tetapi kondisi ini jarang ditemukan karena persarafan dari nukleus saraf yang bilateral (dua arah).
  • Acoustic neuroma
 

Merupakan keganasan yang mengenai sel schwann pada saraf vestibular di sudut antara cerebelar dan pons. Jika tumor tersebut tumbuh ke dalam meatus akustikus maka ia akan menekan saraf vestibulokoklear dan saraf fasialis yang dapat menyebabkan ketulian saraf dan terkadang disertai juga dengan fasial palsy sesisi.

 
  • Hiperakusis
Meupakan keadaan yang disebabkan kelainan pada tulang stapedius. Kondisi ini bisa mengakibatkan sensasi bergema yang ganjil pada penderita, walau tidak selamanya terdengar terlalu keras (hiperakusis).
  • Nistagmus
Merupakan keadaan yang disebabkan kelainan dari sistem vestibular, cerebelum, dan fasiculus longitudinal media dari batang otak. Kondisis nistagmus ditunjukkan dengan adanya gerakan mata lambat pada satu arah yang diikuti gerakan cepat pada bagian mata yang lainnya.
  • Mabuk kendaraan
Kelainan yang biasa ditemukan pada orang yang berada dalam perjalanan. Gejala yang paling menonjol adalah rasa mual dan muntah. Hal ini menunjukkan hubungan dari jalur vestibular dan cerebelum dengan pusat muntah di medula.
  • Penyakit Meniere
Penyakit Meniere menunjukkan kondisi yang terdiri dari beberapa gejala yakni serangan ketulian,vertigo, dan tinitus. Hal ini disebabkan kelainan dari endolimfe, dan gejala yang ditimbulkan juga menunjukkan kontinuitas dari endolimfe antara koklea,sakula,utrikel, dan saluran semisirkularis.

sumber :


http://id.wikipedia.org/wiki/Saraf_vestibulokoklearis

Kamis, 25 September 2014

Saraf fasialis








Saraf fasialis adalah saraf kranialis ke-7 berperan besar dalam mengatur ekspresi dan indra perasa di kulit wajah manusia. Saraf fasialis memiliki 2 komponen utama. Komponen yang lebih besar merupakan murni saraf motorik dan berperan dalam persarafan otot ekspresi wajah. Komponen ini yang merupakan saraf fasialis sesungguhnya. Akan tetapi sepanjang perjalanan komponen besar terdapat komponen yang lebih tipis yang disebut saraf intermedius. Saraf intermedius mengandung serabut saraf viseral dan serabut aferen somatic.

Fungsi

Saraf fasialis utamanya berperan dalam memasok impuls untuk otot-otot ekspresi wajah. Disamping itu saraf fasialis juga berfungsi sebagai:
• Penyalur sensasi dari bagian anterior lidah dan rongga mulut
• Melalui persarafan parasimpatis saraf facialis, kelenjar saliva,lakrimal, hidung dan kelenjar palatina bisa menghasilkan sekre

Letak

Saraf fasialis berasal dari sudut cerebellopontine bagian lateral dari persimpangan pontomedullary memiliki dua akar saraf yang berdekatan yakni motor root (lebih besar, lebih medial)dan saraf intermedius (lebih kecil, lebih lateral)  disebut saraf intermedius karena ditemukan di antara dua saraf yang lebih besar (akar utama VII dan VIII). Nervus intermedius memiliki serat parasimpatis dan sensorik dan yang awalnya merupakan bagian dari saraf VIII.

Kelainan Saraf Fasialis

  1. Penyakit Parotis
    Tumor parotis, trauma atau operasi parotis dapat merusak cabang dari saraf fasialis. Hal ini akan mengakibatkan palsy wajah ipsilateral(satu sisi) dan kehilangan fungsi fungsionalnya. Sejauh ini tidak ada pasien yang dapat pulih sempurna dari kondisi ini.

 2. Gangguang pada otot Stapedius: hyperacusis
Disfungsi dari otot terkecil diakibatkan oleh saraf fasialis dapat menyebabkan gejala yang menyedihkan. Otot stapedius mengatur gerakan dari rantai tulang pendengaran dan jika tidak aktif, suara akan menyimpang dan bergema yang diswebut kelainan hyperacusis.

  1. Bell palsy
Merupakan kelainan yang sering dijumpai akibat kerusakan saraf fasialis, biasa disebut facial palsy. Etiologi sebenarnya hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi beberapa faktor seperti spasme pembuluh darah arteri di kanal wajah yang memasok nutrisi dari saraf fasialis ataupun peradangan dan pembengkakan saraf dalam kanal tulang kemungkinan bertanggung jawab terhadap kondisi ini.


Saraf abdusen



Saraf abdusen (CN VI)memiliki sebuah inti yang terletak pada bagian kaudal dari tegmentum pons, tepat di bawah lantai ventrikel keempat. Serat radikuler dari saraf kranial ketujuh (saraf fasialis) melingkar di sekitar inti dari saraf abdusen pada daerah ini. Serat radikuler dari saraf abdusen melintasi pons dan keluar dari batang otak di persimpangan pontomedullary. Saraf abdusen kemudian berjalan sepanjang permukaan ventral pons di bagian lateral dari arteri basilar, menembus dura, dan bergabung dengan saraf lain untuk otot-otot mata di sinus kavernosa. Dalam sinus tersebut ketiga saraf kranial tersebut berada cukup dekat dengan cabang pertama dan kedua dari saraf trigeminal, seperti halnya dengan arteri karotis interna. Selain itu, saraf di sinus kavernosa terletak sangat dekat dengan bagian superior dan lateral sphenoid dan ethmoid sinus. Nukleus dari saraf okulomotor dan troklearis berada di atas tegmentum otak tengah, Sedangkan nukleus dari saraf abdusen berada dibagian tegmentum pons yang menutupi lantai dari ventrikel 4.

Palsy Saraf Abdusen

Kelumpuhan m abducens dapat disebabkan oleh lesi dari saraf kranial keenam dapat menyebabkan strabismus internus dari mata yang terkena. Diplopia horisontal juga kadang-kadang bisa muncul, dan bahkan di posisi utama dari lapang pandangan dan memburuk ketika pasien berusaha melihat ke arah sisi yang terkena.